NCSR Gelar ASRRAT 2020

JAKARTA, investor.id – National Center for Sustainability Reporting (NCSR) kembali menggelar pemeringkatan laporan keberlanjutan  tingkat Asia (Asia Sustainability Report Rating/ASRRAT) 2020. Pagelaran di tengah pandemi ini berlangsung  secara semi online, sebagian penyerahan trofi berlangsung offline di Hotel Mulia Jakarta. Selain itu juga  dilakukan Talkshow secara online bertajuk Covid-19 and The Road to Sustainable Business. Para panelis  dalam talkshow ini berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina. 

Prof Bambang Brodjonegoro, Ph.D, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional  menyampaikan keynote speech pada Forum yang disiarkan secara online ini dan diikuti oleh 500 peserta dari  Indonesia dan negara-negara lainnya di Asia Tenggara.

“Keberlanjutan memerlukan inovasi” tegas Prof.  Bambang Brodjonegoro. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pandemi ini membuat gaya hidup manusia  berubah. “Selain itu harus diakui pula bahwa lingkungan menjadi lebih bersih” ujarnya, Rabu (16/12). 

Dalam forum ini, turut menyampaikan keynote speech Allinnettes Go Adigue, Manager Public Policy and  Corporate Relations GRI Southeast Asia and incoming Head of Regional Hub ASEAN Global Reporting Initiative  (GRI) yang berpusat di Amsterdam, Belanda. NCSR adalah anggota GRI dan juga GRI Training Partner di Asia  Tenggara. Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP) yang merupakan organisasi profesi yang  mewadahi alumni NCSR di kawasan Asia Tenggara termasuk Bangladesh, ikut serta sebagai co-organizer  ASRRAT 2020.  

“Laporan keberlanjutan menunjukkan kepada kita, sampai sejauh mana kontribusi perusahaan terhadap  pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/TPB (Sustainable Development Goals/SDGs)” kata Ali  Darwin, Ketua NCSR, disela-sela acara ASRRAT Forum.

Selain daripada itu, lanjutnya, pihaknya juga dapat menilai melalui laporan keberlanjutan, dampak ekonomi, lingkungan dan sosial yang timbul dari kegiatan operasi  perusahaan, baik positif maupun dampak negatif.

“Sejak tahun 2005 sampai dengan 2017, selama 12 tahun, pagelaran ini disebut Sustainability Reporting  Awards, “ kata Prof. Eko Ganis Ph.D Ketua Dewan Juri. Namun sejak tahun 2018, NCSR merubah sistemnya  dari Penghargaan (Award) menjadi Pemeringkatan (Rating), lanjut Eko.

Menurut Ali Darwin, perubahan ke sistem Pemeringkatan Laporan Keberlanjutan sudah dimulai sejak 2016  dengan peserta dari perusahaan-perusahaan di Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Filipina. “Ini  merupakan satu‐satunya sistem pemeringkatan laporan keberlanjutan yang ada saat ini” tambah Ali, NCSR  membagi peringkat laporan keberlanjutan dalam 4 tingkatan, yaitu Platinum (tertinggi), Gold, Silver dan  Bronze (terendah).  

Tahun ini, proses penilaian laporan dilakukan oleh 21 assessor, yang merupakan dosen dari berbagai  perguruan tinggi di Indonesia. Mereka semuanya memiliki kompetensi sebagai assessor karena telah memiliki  sertifikat spesialis laporan keberlanjutan yang dikeluarkan oleh NCSR dan disebut Certified Sustainability  Reporting Specialist (CSRS).

Laporan keberlanjutan rating Platinum tahun ini diraih oleh 5 perusahaan yakni PT Austindo Nusantara Jaya  Tbk, PT Indonesia Power, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Pupuk  Kalimantan Timur. Kriteria tambahan rating platinum dibanding rating Gold menurut Eko antara lain  laporannya dibuat secara lengkap sesuai standar GRI dan telah dilakukan assurance/audit oleh pihak Kantor  Jasa Assurance di samping memperoleh nilai 93 dari 100.  

Sedangkan laporan keberlanjutan rating Gold tahun ini diberikan kepada 32 organisasi/perusahaan yaitu PT  ABM Investama Tbk, Bank Asia Limited, PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Bank BTPN Tbk, PT Bank Maybank  Indonesia Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten,  Tbk., PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., PT Bio Farma (Persero), BPJS Ketenagakerjaan, PT Bukit Asam  Tbk, PT BUMI Resources Tbk., PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.,  MERALCO, PT PELNI (Persero), PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), PT Perkebunan Nusantara X, PT Pertamina  (Persero), PT Pertamina EP Cepu, PT Pertamina Gas, PT Pertamina Hulu Energi ONWJ (PHE ONWJ), Petrochina  International Jabung Limited, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), SKK Migas, SM Investments Corporation,  Star Energy (Kakap) Ltd, Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd, PT Timah Tbk, PT United Tractors Tbk, PT  Vale Indonesia Tbk, and PT XL Axiata Tbk. 

Kemudian laporan keberlanjutan rating Silver tahun ini diberikan kepada 3 perusahaan yaitu PT Astra  International Tbk, Danone Specialized Nutrition Indonesia dan PT PP Properti Tbk. Sedangkan rating Bronze  diraih oleh 4 perusahaan yaitu PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Pembangunan Jawa Timur Tbk, PT Elnusa Tbk  and PT Pengembang Pelabuhan Indonesia. 

Selanjutnya, Eko menerangkan bahwa juri akan memberikan score card dan rekomendasi kepada seluruh  peserta.

“Diharapkan mereka menindaklanjuti rekomendasi juri sehingga peringkat laporan tahun yang akan  datang meningkat” jelas Eko. 


Artikel ini telah tayang di Investor.id dengan judul “NCSR Gelar ASRRAT 2020”

 

Jadwal terdekat

No event found!

Program

Pelatihan GRI Standards

Global Reporting Initiative (GRI) adalah organisasi non-pemerintah yang mengembangkan dan menyebarluaskan Pedoman Pelaporan Keberlanjutan yang berlaku secara global. Panduan ini telah dikembangkan melalui proses multi-stakeholder yang menggabungkan partisipasi aktif dari bisnis, akuntansi, investasi, hak asasi manusia, penelitian dan organisasi tenaga kerja dari seluruh dunia.

Pelajari

Updates

  • Dorong Pembangunan Berkelanjutan, Tujuh Perusahaan Ini Masuk Peringkat Platinum

    November 21, 2021

    IDXChannel – National Center for Sustainability Reporting (NCSR) menggelar pemeringkatan laporan keberlanjutan tingkat Asia (Asia Sustainability Report Rating/ASRRAT) 2021. Pagelaran ini berlangsung secara... Baca selengkapnya

  • ASRRAT 2021 Kembali Digelar, 7 Perusahaan Diganjar Platinum

    November 21, 2021

    RM.id  Rakyat Merdeka – National Center for Sustainability Reporting (NCSR) kembali menggelar Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2021. ASRRAT merupakan penganugerahan penghargaan... Baca selengkapnya

  • Program

    Pelatihan GRI Standards

    Global Reporting Initiative (GRI) adalah organisasi non-pemerintah yang mengembangkan dan menyebarluaskan Pedoman Pelaporan Keberlanjutan yang berlaku secara global. Panduan ini telah dikembangkan melalui proses multi-stakeholder yang menggabungkan partisipasi aktif dari bisnis, akuntansi, investasi, hak asasi manusia, penelitian dan organisasi tenaga kerja dari seluruh dunia.

    Tentang NCSR

    Sekilas tentang NCSR

    NCSR adalah organisasi independen pertama yang mengembangkan pelaporan keberlanjutan di Indonesia dan organisasi pertama yang memperkenalkan istilah “laporan keberlanjutan” di Indonesia.

    Pelajari

    National Center for Sustainability Reporting
    Buncit Town House Kav. 4
    Jl. Haji Sa'abun Taman Margasatwa
    Jakarta Selatan 12540
    Tel : +62 21 782 3524
    Fax: +62 21 782 3523

    ncsr.id
    ncsr_id
    ncsrindonesia
    National Center for Sustainability Reporting
     
    Need Help? Chat with us